Honda Sudah Minta Persetujuan untuk Gunakan Winglet Versinya di MotoGP Argentina

Honda Sudah Minta Persetujuan untuk Gunakan Winglet Versinya di MotoGP Argentina – Honda pernah tidak setuju pemanfaatan winglet Ducati di Qatar. Sehabis technologi itu dikatakan legal, Honda bakal mengenakannya pun di MotoGP Argentina?

Honda pernah tidak setuju Ducati, yg memenang seri pembuka MotoGP Qatar. Berbarengan Suzuki, KTM, serta Aprilia, Honda menuding motor yg dimanfaatkan Andrea Dovizioso kala menangi balapan di Circuit Losail memanfaatkan bagian ilegal, ialah winglet yg terpasang di ban belakang Desmosedici.

Tidak setuju empat team pabrikan itu atas winglet Ducati, yg awal kalinya dituduh punyai kegunaan aerodinamis, berbuntut sampai ke Pengadilan Banding MotoGP. FIM selanjutnya menjelaskan bagian itu legal serta resmi dimanfaatkan.

Sama seperti ditulis Autosport, Honda saat ini diberitakan tertarik memanfaatkan bagian mirip selesai sah dilegalkan. Pabrikan berlogo sayap itu siap menempatkan bagian winglet yg mirip dengan punya Ducati di MotoGP Argentina minggu akhir ini.

Di sebutkan, insinyur Honda udah menjumpai Danny Aldridge, direktur tekhnis MotoGP, buat memohon perjanjian buat memanfaatkan winglet versinya di MotoGP Argentina.

Meski demikian, Marc Marquez menyatakan tidak mengerti apa Honda bakal menerapkannya di MotoGP Argentina. Juara bertahan MotoGP itu cuman mengemukakan, pabrikannya bakal pelajari wingletnya lebih dahulu.

” Saya kenal Honda serta yang pasti mereka mengusahakan coba menganalisisnya, coba mendalami apa fungsinya dengan cara rinci serta mencari tahu dimana keuntungannya. Saya sangat percaya kalau semua pabrikan bakal coba. Namun saya fikir spoiler ini tak berikan banyak keuntungan waktu [dari laptime], ” ujar Marquez.

Sesaat manajer Honda Alberto Puig mengemukakan, timnya cuman kerja buat menemukannya pemecahan terpilih pada motornya.

” Honda merupakan perusahaan yg senantiasa memikir serta meningkatkan banyak ide baru, namun sekarang kami cuma mengusahakan pikirkan yg terpilih. Pastinya kami tak tertidur, namun buat saat ini kami merupakan kami, ” katanya.