5 Orang Jadi Korban Tawuran Pelajar yang Terjadi di Magelang

5 Orang Jadi Korban Tawuran Pelajar yang Terjadi di Magelang – Tawuran pelajar kembali berlangsung di Magelang, Jawa Tengah. Empat pelajar serta seseorang remaja jadi korban tawuran pelajar. Sekitar 30 pelajar ditangkap di Polsek Borobudur. Mereka yang ditangkap datang dari beberapa pelajar SMK dan mengamankan 16 sepeda motor.

Kapolsek Borobudur AKP Didi Dewantoro menjelaskan, tawuran itu peristiwanya di lokasi Tempuran. Untuk Polsek Borobudur menolong back up mencari temukan bebeberapa orang di Puskesmas Borobudur.

“Tawuran itu kan TKP Tempuran. Kita membantu, kita back up selalu kita mencari di Puskesmas Borobudur pada berobat, pada akhirnya beberapa kita amankan di Polsek Borobudur. Selalu yang luka dirujuk ke RS Muntilan serta RS Tidar Kota Magelang,” tuturnya waktu dihubungi, Kamis (21/2/2019).

“Yang ditangkap di Polsek Borobudur ada 30 orang. Mereka ditangkap di Puskesmas Borobudur, kelak kasusnya kami limpahkan ke Tempuran,” tuturnya.

Dalam peristiwa itu, dua orang korban dirawat di RS Muntilan yaitu Riyan terluka di pinggang serta Zakaria terluka di pinggang. Lalu tiga orang terdiri, dua pelajar yaitu Muhammad Wahid Alfaruki (20), masyarakat Plikon, Trasan, Bandongan, Ardiansyah (16), masyarakat Karet, Magelang serta seseorang remaja, Muhammad Likun (21), masyarakat Wonosaren, Kedungsari, Bandongan.

Salah satunya korban, Muhammad Likun menjelaskan, sebelum peristiwa punya maksud mengantar Alfaruki ke arah temannya di daerah Tempuran. Akan tetapi tidak diduga waktu melintas di lokasi Tempuran dikejar sebagian orang yang naik beberapa sepeda motor.

“Saya boncengan dengan Juki (panggilan Alfaruki), tidak diduga dikejar 15 orang yang naik sepeda motor. Saya dibacok terkena pinggang samping kanan, selalu berhenti. Juki yang saya boncengkan turun dibacok terkena dada,” tutur Likun waktu didapati di RSUD Tidar Kota Magelang.

Sesudah membacok, tuturnya, aktor yang masih tetap kenakan seragam sekolah itu selalu kabur. Atas peristiwa itu, lalu dia minta tolong temannya dibawa ke arah RSUD Tidar Kota Magelang.

“Ini yang terluka, rasa-rasanya kemeng-kemeng serta senut-senut,” katanya sambil menunjukkan sisa luka yang dijahit.

Sedang temannya Juki, katanya, terluka dibagian dada. Bahkan juga, Juki sudah sempat dirontgen.

“Juki luka di dada,” kata Likun sesudah mengantarkan rontgen.